Daerah
Penyaluran Beasiswa Gratispol Capai Puluhan Miliar, Pemprov Kaltim Terus Perluas Jangkauan Penerima
Kaltimtoday.co, Samarinda - Program beasiswa dan bantuan pendidikan (Gratispol) menunjukkan perkembangan signifikan dalam penyaluran dana pendidikan bagi mahasiswa Kalimantan Timur, baik yang menempuh studi di dalam daerah, luar daerah, maupun luar negeri.
Berdasarkan data hingga akhir tahun ini, program ini telah menjangkau belasan ribu mahasiswa di 10 kabupaten/kota, dengan alokasi dana mencapai puluhan miliar rupiah, baik penyaluran bagi mahasiswa PTN maupun PTS.
Di wilayah Kalimantan Timur, penyaluran Gratispol dalam daerah untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), mencatatkan angka yang besar. Sebanyak 10.116 mahasiswa telah resmi diumumkan sebagai penerima dengan total dana sebesar Rp 46.449.860.000 atau Rp 46,4 miliar.
Samarinda menjadi wilayah dengan penerima terbanyak yakni 3.710 mahasiswa (Rp 17,99 Miliar), disusul dengan Kutai Kartanegara sebanyak 1.846 mahasiswa (Rp 8,22 Miliar), dan Balikpapan dengan 1.745 mahasiswa (Rp 7,17 Miliar).
Sementara itu, untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di dalam daerah, tercatat 6.710 mahasiswa telah diumumkan sebagai penerima dengan total dana Rp 35.142.483.050 atau Rp 35,1 Miliar.
"Untuk PTS, Kota Samarinda kembali memimpin dengan 1.514 penerima, diikuti oleh Balikpapan (1.339 penerima) dan Kutai Kartanegara (1.245 penerima)," ungkap Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah pada Jumat (19/12/2025).
Realisasi Gratispol Luar Daerah dan Luar Negeri
Program Gratispol juga memberikan perhatian besar bagi mahasiswa yang berkuliah di luar wilayah Kalimantan Timur. Untuk PTN Luar Daerah, sebanyak 1.317 mahasiswa telah diumumkan sebagai penerima dengan total kucuran dana Rp 10.533.867.633 atau Rp 10,5 Miliar.
Untuk PTS Luar Daerah, terdapat 395 mahasiswa yang telah diumumkan dengan nilai total Rp 3.410.652.234 atau Rp 3,4 Miliar. Di kategori luar daerah ini, Kota Samarinda dan Kota Balikpapan tetap menjadi penyumbang mahasiswa terbanyak yang menempuh studi di luar provinsi.
"Program Gratispol merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menjamin akses pendidikan tinggi yang merata bagi seluruh mahasiswa, termasuk yang menempuh studi di luar daerah," tuturnya.
Tidak hanya di tingkat nasional, Gratispol juga menargetkan bantuan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Luar Negeri. Total target penerima (belum diumumkan) untuk kategori internasional ini adalah 58 mahasiswa, dengan total anggaran sebesar Rp 2,2 Miliar.
Samarinda memiliki target terbanyak dengan 24 mahasiswa (Rp1,43 miliar), disusul oleh Kukar dan Balikpapan masing-masing 10 mahasiswa. Wilayah lain seperti Paser (6 orang), Berau (5 orang), Kutai Timur (4 orang), Bontang (2 orang), dan Kutai Barat (1 orang) juga masuk dalam daftar target penerima beasiswa luar negeri ini.
Di akhir, Pemerintah Provinsi Kaltim berharap mahasiswa penerima Gratispol dapat fokus menyelesaikan pendidikan dengan baik dan meningkatkan prestasi tanpa terbebani persoalan biaya.
"Mahasiswa yang kuliah di luar daerah diharapkan mampu membawa nama baik Kalimantan Timur serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan daerah," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Warung di KM 38 Samboja Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar di Kepala dan Tangan
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- NISN dan NIK Tidak Ditemukan Saat Cek PIP Juni 2026? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya









