Daerah
Sepekan Terkumpul Rp28 Juta, K3S dan Korwil Pendidikan Sebulu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Tenggarong di Dua Lokasi
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kepedulian terhadap korban kebakaran di Kelurahan Melayu dan Jalan Delta-Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, ditunjukkan jajaran sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar).
Puluhan juta berhasil terkumpul, sejak donasi dibuka sepekan lalu. Donasi tersebut disalurkan sebagai bentuk solidaritas kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Tenggarong, pada Rabu (14/10/2026).
Korwil Pendidikan Kecamatan Sebulu sekaligus Ketua PGRI Kecamatan Sebulu, Subagiyati mengungkapkan, penggalangan dana dilakukan bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), koordinator wilayah (Korwil), dan PGRI Kecamatan Sebulu. Sumber donasi berasal dari guru dan murid.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak semata-mata dinilai dari jumlah uang yang terkumpul, tetapi juga dari kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
“Kami berpikir bahwa semua itu jangan dipandang dari isinya. Yang dipandang adalah rasa kepedulian kami. Kalau masalah isi dan lain sebagainya, insyaallah, ya itulah kemampuan kami,” katanya.
Subagiyati menjelaskan, donasi yang terkumpul mencapai Rp28.128.500. Pengumpulan dilakukan selama kurang lebih satu minggu, dengan bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai agar lebih mudah disalurkan kepada para korban.
“Harapannya begini. Yang namanya segelas air di padang pasir itu akan menjadi sesuatu yang melepas dahaga. Tetapi di sini, walaupun sedikit, setidaknya bisa membantu meringankan beban mereka yang terkena musibah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Sebulu, Taufik Hidayat menambahkan, penggalangan donasi bermula dari inisiatif mengajak sekolah-sekolah berpartisipasi. Setelah mendapat persetujuan dari sejumlah sekolah, pihaknya berkoordinasi dengan Korwil Pendidikan Kecamatan Sebulu sebelum mengumumkan pengumpulan sumbangan.
Awalnya, donasi dihimpun untuk membantu korban kebakaran di Kelurahan Melayu. Namun, setelah mendapat kabar kebakaran lainnya, pihaknya berinisiatif membagi dana bantuan untuk dua lokasi terdampak.
“Jadi, saat malam tadi mau tutup, ternyata ada kabar kebakaran. Jadi, inisiatif Ibu juga bersama sekretaris K3S untuk membagi Rp28.000.000,” kata Taufik..
Dari dana tersebut, bantuan dialokasikan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp2 juta dan korban luka bakar sebesar Rp1 juta. Selain itu, Rp10 juta diserahkan untuk warga di wilayah RT melalui posko, sedangkan Rp15 juta dialokasikan bagi korban kebakaran di Kelurahan Melayu.
Taufik menyebutkan, partisipasi penggalangan dana melibatkan 27 sekolah negeri dan dua sekolah swasta di Kecamatan Sebulu. Besaran sumbangan setiap sekolah bervariasi, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp8 juta, bergantung pada jumlah murid dan kemampuan masing-masing sekolah.
“Jadi, selain murid, guru-gurunya juga ikut,” pungkasnya.
[RWT]
Related Posts
- Kebakaran di Tenggarong Telan Korban Jiwa, Bupati Kukar Sampaikan Belasungkawa dan Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Kebakaran di Jalan Kartini Tenggarong, Dua Anak Kakak Beradik Meninggal Dunia
- RDP Bahas Evaluasi Kebakaran Permukiman, Hidran dan Tandon Jadi Prioritas di Zona Merah Kelurahan Melayu
- Tenggarong Seberang Salurkan Bantuan Ratusan Juta dan Kebutuhan Sehari-hari untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
- Dana RT Tahun 2027 Tak Dipangkas, Bupati Kukar Dorong Penyediaan Air Antisipasi Kebakaran









