Kaltim
Sudah 1,1 Juta Tenaga Kesehatan Divaksin Covid-19, Kaltim Tertinggi di Luar Jawa-Bali
Kaltimtoday.co, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Sejak diluncurkan 13 Februari 2021, program vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah tembus 1,1 juta orang.
Juru Bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan dengan jumlah 1,1 juta nakes yang sudah divaksin ini, pemerintah telah memasuki tahap kedua penyuntikan vaksin Covid-19.
“Vaksinasi akan dilanjutkan untuk seluruh masyarakat lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik. Kedua kelompok ini masih tergabung dalam garda terdepan dalam pemberian vaksin pada periode pertama,” kata Nadia.
Lansia memiliki beban berat dengan angka kesakitan dan kematian. Sedangkan pemberi pelayanan publik memiliki interaksi dan mobilitas yang cukup tinggi. Apabila ingin menekan laju penularan, kata Nadia, maka harus dimulai dari kluster ini.
“Banyak manfaat yang diambil dari proses ini. Berdasarkan laporan di lapangan terkait efek samping atau kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) sangaat minimal dan bisa dikatakan tidak ada sama sekali,” kata Nadia.
Realisasi Vaksin Covid-19 di Kaltim menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Kaltim menduduki peringkat ke-6 secara nasional dengan cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 82,14 persen.
Untuk cakupan tertinggi dilakukan Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 67,73 persen. Sedangkan terendah Kabupaten PPU sebesar 14,11 persen.
Pemprov Kaltim berharap tiap kabupaten/kota dapat terus bergerak cepat untuk meningkatkan progres vaksinasi bagi tenaga kesehatan. Vaksinasi penyuntikan kedua di tahap pertama di seluruh kabupaten/kota diharapkan selesai pada minggu keempat Februari ini.
[TOS]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









