Advertorial
Banyak Potensi Usaha, Desa Rapak Lambur Aktifkan dan Revitalisasi BUMDes
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rapak Lambur kembali dihidupkan setelah lama mati suri. Revitalisasi dilakukan untuk maksimalkan potensi usaha dan memberikan kontribusi terhadap pemasukan keuangan bagi pemerintah desa.
Langkah pertama dilakukan ialah revitalisasi jajaran badan kepengurusan BUMDes sejak akhir 2024 lalu, dengan mengganti pengurus. Dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas pengurus BUMDes melalui studi tiru di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu. Untuk membuka wawasan peluang usaha demi memajukan BUMDes.
“Revitalisasi untuk penyegaran supaya BUMDes jalan, jadi kami memperbaharui pengurusnya dan peningkatan kapasitas,” kata Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf.
Ada beberapa jenis usaha yang bisa dikembangkan. Seperti potensi sarang burung walet yang perlu diperdayakan maksimal. Bahkan Sub Unit Mengelola sudah ditunjuk, dari beberapa sarang burung walet yang dimiliki sudah ada sarangnya dan siap dipanen.
Unit usaha lainnya, yakni penyewaan tenda dan kursi, sarana dan prasarana penunjang pertanian, hingga pembelian gabah milik para petani untuk di produksi oleh BUMDes.
“Produk beras nanti itu BUMDes kita yang akan jalankan nanti,” ujarnya.
Tahun 2025, BUMDes ditargetkan mulai mengepakkan sayapnya dalam mengelola dan mengembangkan unit usaha yang ada. Sekaligus memberikan pendapatan asli desa (PADes). Berdasarkan kalkulasinya, Yusuf optimis target bisa dicapai.
“Harapa saya seperti itu tahun ini, walaupun tidak banyak tapi bisa menghasilkan, karena saya optimis apa yang saya lihat bisa kita berbicara di tahun ini,” tandasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Jangan Patah Semangat! Ini 5 Jalur Mandiri PTN Favorit yang Masih Buka Pendaftaran Juni 2026
- Warung di KM 38 Samboja Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar di Kepala dan Tangan
- NISN dan NIK Tidak Ditemukan Saat Cek PIP Juni 2026? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Warga Loa Bakung Tegaskan SHM Harga Mati, Tolak Perpanjangan HGB Meski Ada Keringanan Biaya









