Daerah
BMKG Ingatkan Potensi Pasang Laut 2,7 Meter di Pesisir Kaltim 21–28 Februari 2026, Warga Diminta Waspada
Kaltimtoday.co - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) atau BMKG Stasiun Balikpapan memprediksi wilayah perairan Kalimantan Timur (Kaltim) akan mengalami pasang laut hingga 2,7 meter pada periode 21–28 Februari 2026. Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, menjelaskan bahwa fenomena pasang laut berisiko mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, baik sektor ekonomi maupun kegiatan sosial.
“Pasang laut dapat menghambat aktivitas warga, termasuk proses bongkar muat di pelabuhan. Selain itu, ada potensi genangan hingga banjir rob di sejumlah kawasan pesisir. Karena itu, masyarakat perlu melakukan langkah antisipatif,” ujarnya di Balikpapan, Sabtu (21/2/2026).
Tak hanya berdampak pada operasional pelabuhan, kenaikan muka air laut juga berpotensi merendam permukiman warga di daerah pesisir. BMKG mengingatkan agar orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar pantai demi menghindari risiko kecelakaan.
Prakiraan Pasang Surut di Sejumlah Perairan Kaltim
Berdasarkan data BMKG, berikut prakiraan pasang surut di beberapa titik perairan Kalimantan Timur:
1. Perairan Balikpapan
Pasang tertinggi diprediksi terjadi pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,7 meter. Sementara surut terendah diperkirakan setinggi 0,2 meter pada 22 Februari 2026 pukul 02.00 WITA.
2. Teluk Sangkulirang
Di kawasan Teluk Sangkulirang, pasang maksimum diprakirakan terjadi pada 22 Februari 2026 pukul 09.00 WITA dengan ketinggian 2,7 meter. Adapun surut terendah diprediksi mencapai 0,1 meter pada 21 Februari 2026 pukul 02.00 WITA.
3. Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi)
Di wilayah muara Sungai Mahakam, tepatnya Pulau Nubi, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 21 Februari 2026 pukul 09.00 WITA dengan ketinggian 2,6 meter. Surut terendah diprediksi sekitar 0,2 meter pada hari yang sama pukul 02.00 WITA.
4. Muara Sungai Berau
Sementara itu, di Muara Sungai Berau, pasang tertinggi diprakirakan mencapai 2,8 meter pada 21 Februari 2026 pukul 11.00 WITA. Sedangkan surut terendah diperkirakan setinggi 0,1 meter pada 21 Februari 2026 pukul 17.00 WITA.
[RWT]
Related Posts
- AJI Indonesia Kecam Pengadangan Liputan di Pulau Obi dan Sikap Hotman Paris
- Sakti Gemas Didorong Jadi Pusat Layanan Digital Kaltim, Pemprov Fokus Perkuat Integrasi Data
- Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kemenkeu Batalkan Pelibatan Babinsa Awasi Pajak
- Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Kukar Resmi Ditutup
- KONI Kaltim Respons Keluhan Atlet, Salurkan Bantuan Mesin Potong Rumput untuk Lapangan Hoki









