BPJS KETENAGAKERJAAN
Dukung Kejuaraan Pencak Silat Balikpapan, BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Seluruh Atlet
BALIKPAPAN, Kaltimtoday.co - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para atlet di wilayah setempat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Kota Balikpapan 2026 yang berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Gedung IHSCC Politeknik Negeri Balikpapan.
Kejuaraan bertema "Spirit Juang Balikpapan: Melestarikan Budaya, Meraih Prestasi" ini diikuti sekitar 750 atlet dari berbagai perguruan pencak silat dengan kategori pertandingan mulai dari pra usia dini hingga dewasa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet, sebanyak 414 atlet baru didaftarkan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sementara peserta lainnya telah terdaftar sebelumnya.
Dengan kepesertaan tersebut, seluruh atlet yang bertanding dalam kejuaraan telah mengantongi jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Perlindungan yang diberikan mencakup dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian sesuai ketentuan serta manfaat program yang berlaku.
Program JKK memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan selama aktivitas kejuaraan, termasuk layanan kesehatan sesuai kebutuhan medis, sedangkan JKM memberikan manfaat bagi ahli waris peserta.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kota Balikpapan, Muhaimin, terus mendorong pembinaan potensi atlet melalui kejuaraan tersebut sebagai ajang pelestarian budaya dan peningkatan prestasi daerah.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, M. Hasbi Asshiddiqqi, memberikan apresiasi atas kepedulian panitia penyelenggara terhadap aspek keselamatan para atlet.
"Kami mengapresiasi IPSI Kota Balikpapan yang tidak hanya berkomitmen meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan para atlet. Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para atlet diharapkan dapat bertanding dengan lebih tenang, fokus, dan penuh semangat untuk meraih prestasi terbaik," ujar Hasbi, Jumat (16/10/2026).
Hasbi menilai pendaftaran 414 atlet dalam program JKK dan JKM merupakan langkah positif dalam memperluas cakupan jaminan sosial di ekosistem olahraga.
"Kami menyambut baik langkah penyelenggara yang memastikan seluruh atlet memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini menjadi contoh positif bahwa kegiatan olahraga dan perlindungan terhadap risiko dapat berjalan beriringan. Harapannya, kesadaran seperti ini juga dapat diterapkan pada berbagai kegiatan olahraga lainnya di Kota Balikpapan," kata Hasbi.
Ia menegaskan BPJS Ketenagakerjaan siap memperkuat kolaborasi bersama organisasi olahraga, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mengedukasi pentingnya jaminan sosial bagi atlet.
Melalui sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan IPSI Kota Balikpapan, pembinaan olahraga diharapkan tidak sekadar berorientasi pada capaian prestasi, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan serta kesejahteraan para pesertanya.
[TOS | ADV]
Related Posts
- TKA 2027 Bukan Sekadar Ujian, Erlangga Hadirkan Solusi Belajar Terarah bagi Siswa SD-SMP
- Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Kasus Karhutla, 2 Di Antaranya Korporasi
- GoPay, DANA, atau ShopeePay: Dompet Digital Mana yang Paling Ringan buat Antre di Kasir?
- Soal Wacana Link Tax dan LMK Jurnalistik, Kemenkum Buka Suara Terkait Skema Royalti
- Srikandi PLN UIP KLT Gelar Pelatihan Menjahit Bagi Disabilitas dan Ibu Tunggal









