Advertorial

Gerakan Peduli Kabut Asap Samarinda, Demokrat Bagi 3.000 Masker Ludes dalam 30 Menit

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 18 September 2026 12:36
Gerakan Peduli Kabut Asap Samarinda, Demokrat Bagi 3.000 Masker Ludes dalam 30 Menit
Momen DPD Demokrat Kaltim membagikan ribuan masker kepada masyarakat samarinda sebagai bentuk kepedulian atas fenomena kabut asap karhutla. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - DPD Demokrat Kaltim melakukan gerakan peduli kabut asap Samarinda. Mereka berhasil membagikan ribuan masker kepada masyarakat kota tepian. Hanya butuh waktu 30 menit saja, 3.000 masker yang dibagikan secara gratis rupanya ludes dengan cepat.

Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Bambang Soepriyadi, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan di tengah buruknya kualitas udara.

“Kami melakukan pembagian masker dari Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk respons kita terhadap kondisi udara, khususnya Samarinda yang hari ini sedang tidak baik-baik saja,” ujar Bambang pada Jumat (18/9/2026). 

Aksi sosial itu melibatkan sekitar 50 kader Demokrat yang berasal dari DPD, DPC hingga PAC. Para kader dibagi ke dalam empat kelompok dan ditempatkan di sejumlah akses menuju Simpang Lembuswana, yakni Jalan M Yamin, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Pembangunan, serta Jalan Ruhui Rahayu.

Kader DPD Partai Demokrat Kaltim membagikan masker gratis kepada pengendara di kawasan Simpang Empat Lembuswana, Samarinda, Jumat (18/9/2026). 

Bambang mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya ditujukan untuk membantu masyarakat melindungi diri dari paparan udara yang kurang baik. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan juga menjadi bagian dari aksi tersebut. 

“Intinya kami mengedukasi masyarakat bahwa sangat penting menggunakan masker untuk menjaga kesehatan pada saat melakukan aktivitas di luar ruangan,” tambahnya.

Selain turun langsung ke jalan, Demokrat Kaltim berencana melanjutkan kampanye edukasi melalui media sosial. Langkah itu diharapkan dapat memperluas informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kualitas udara Samarinda belum membaik.

“Kami coba terapkan juga di medsos supaya informasi ini semakin menyebar edukasinya sehingga masyarakat lebih aware terhadap kesehatan pribadi. Jangan menganggap remeh kondisi udara hari ini yang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

[RWT | ADV] 



Berita Lainnya