Daerah
Intip Menu Makan Bergizi Gratis Bulan Ramadan di Samarinda: Telur, Kurma, Roti, dan Susu
Kaltimtoday.co, Samarinda - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda tetap berjalan selama bulan Ramadan. Uniknya, menu yang diberikan kepada para pelajar, sedikit berbeda jika dibandingkan hari biasa.
Terpantau di SDN 003 Samarinda Utara, Jalan KH Wahid Hasyim II, seluruh siswa-siswi mendapatkan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan. Mulai dari telur, kurma, roti, hingga susu.
"Porsi untuk hari ini sama seperti jumlah siswa kami, yaitu 885 porsi untuk program Makan Bergizi Gratis," kata Kepala Sekolah SDN 003 Samarinda Utara, Utami pada Jumat (07/03/2025).
"Jadi nanti makannya dibawa pulang ke rumah masing-masing, untuk berbuka puasa," tambahnya.
Utami menjelaskan, program MBG baru berjalan dua hari di sekolahnya. Mereka menerima bingkisan makan gratis dari pengelola, kemudian dibagikan kepada seluruh siswa-siswi di sekolah.
Di sisi lain, ia menilai jika program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, punya dampak tersendiri bagi kantin-kantin di sekolah.
"Kalau saya sebenarnya kurang mendukung, karena saya menghadapi kendala juga. Khususnya dengan adanya MBG ini, pendapatan kantin sekolah ada penurunan," imbuhnya.
Selama bulan Ramadan, pihak sekolah menganjurkan peserta didik untuk mengenakan pakaian muslim, baik yang laki-laki maupun perempuan. Mereka akan mengikuti pesantren kilat selama beberapa minggu kedepan.
Salah satu siswa kelas 2, Adam mengaku senang mendapatkan makan gratis dari pemerintahan Prabowo-Gibran. Menu MBG yang diberikan oleh pengelola, akan dibawa pulang untuk berbuka puasa.
"Senang, menunya sama kaya kemarin. Ada telur, kurma, roti, dan susu," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Pegadaian Kucurkan Bantuan 1.500 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang
- Industri Hulu Migas Butuh Beragam Keahlian, PHE Ajak Mahasiswa Polnes Kenali Peluang Karier
- Aji Mirni Mawarni Minta Anak Muda Kaltim Lebih Kritis dan Berbasis Data
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding








