Daerah
Jelang Lebaran, Dishub Samarinda Lakukan Ramp Check Kapal di Dermaga Sungai Kunjang
Kaltimtoday.co, Samarinda - Menjelang Lebaran 2024, Dishub Samarinda telah melakukan Ramp Check untuk sejumlah kapal yang ada di Dermaga Sungai Kunjang Samarinda. Tujuan diadakannya Ramp Check ini untuk mengantisipasi kecelakaan dan memastikan kondisi kendaraan kapal sesuai standar.
Dalam melangsungkan inspeksi keselamatan pada Rabu (20/3/2024) di Dermaga Sungai Kunjang, setidaknya ada dua kapal yang diperiksa oleh Dishub Samarinda.
"Ini langkah awal ramp check, nantinya seminggu sebelum lebaran kami akan lakukan lagi," tutur Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu.
Manalu menyebut ada sejumlah hal-hal teknis yang menjadi sorotan penting dalam keselamatan kapal angkutan. Salah satunya life jaket (jaket penyelamatan) bagi para penumpang.
"Kami juga cek soal pemesinan, dan terutama jaket penyelamatan. Misal ada 100 penumpang, paling tidak 125 jaket yang harus disediakan di kapal," pungkasnya.
Ia mengatakan, penyediaan life jaket ini sangat penting bagi para penumpang. Paling tidak, sebagai antisipasi ketika terjadi kecelakaan saat kapal beroperasi.
"Biasanya kalau kami temukan life jaket yang rusak, itu harus diganti oleh pihak kapal," bebernya.
Sementara itu, Enti (52), salah satu penumpang Kapal Barokah 08 rute Samarinda-Melak, menyampaikan alasan memilih kapal angkutan sebagai transportasi untuk mudik tahun ini.
"Alasannya lebih santai, dan juga biayanya cukup murah," tuturnya.
Ia merogoh kocek sebesar Rp 130 ribu, untuk sehari semalam menuju rute yang dituju. Enti menyampaikan, dirinya memang sering menggunakan transportasi air saat mudik lebaran.
"Kalau lewat darat lebih mahal, bisa Rp 400 ribu meskipun memang lebih cepat sampai. Cuman 7 jam saja," imbuhnya.
Sebagai informasi, pihak Dishub Samarinda menyatakan dua kapal yang telah diperiksa terkait ramp check, sudah memenuhi standar dan perlengkapan yang memadai.
[RWT]
Related Posts
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil
- Jumlah Desa Belum Berlistrik di Kaltim Turun, Dinas ESDM Fokus Sasar Wilayah Terisolasi
- Beasiswa Gratispol Kaltim Tahap 3 Cair Rp288 Miliar, Gubernur Ingatkan Kampus Kembalikan UKT Mahasiswa









