Advertorial
Kembangkan Multi Usaha Kehutanan, PT Fajar Surya Swadaya Bantu Kelompok Usaha Ternak Lebah Madu Acacia
PENAJAM, Kaltimtoday.co - PT Fajar Surya Swadaya (PT FSS), anak perusahaan dari PT Nawasena Hijau Lestari Group, menunjukkan komitmen nyata dalam menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus mendukung program Multi Usaha Kehutanan yang dicanangkan pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kotak (box) koloni lebah madu acacia jenis Apis mellifera kepada kelompok usaha ternak lebah yang beroperasi di wilayah konsesi PT FSS.
Pimpinan PT FSS, Andy Sibuea, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk konkret keseriusan perusahaan terhadap tanggung jawab sosial. "PT FSS berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Bantuan boxkoloni lebah ini mungkin jangan dipandang dari nilainya, namun ini adalah bukti dukungan dan keseriusan kami terhadap kelompok usaha lokal," ujar Andy.
Relation & Partnership PT FSS, Tendo Sihite, menambahkan bahwa kelompok usaha ternak lebah madu akasia ini merupakan mitra binaan yang mengelola Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di area perusahaan. "Kami berkomitmen untuk selalu mendukung perkembangannya. Harapannya, kelompok ini terus berkembang sehingga produksi madunya meningkat dan memberikan pendapatan tambahan bagi anggotanya," tutur Tendo.
Ketua Kelompok Usaha Ternak Lebah Madu Akasia, Eko Susanto Fauzi, menyambut baik dukungan berkelanjutan tersebut. Ia menjelaskan bahwa usaha ini telah berjalan sejak tahun 2022. "Kami berterima kasih kepada manajemen PT FSS yang sejak awal mengizinkan kami beroperasi di areal konsesinya dan selalu aktif mendukung perkembangan kelompok kami. Semoga operasional PT FSS selalu lancar dan semakin sukses," ungkap Eko.
Acara serah terima bantuan ini dihadiri oleh jajaran perwakilan PT FSS, di antaranya Andy Sibuea, Matheus Cigan, Syahril, dan Tendo Sihite. Kegiatan diawali dengan sambutan, serah terima box lebah secara simbolis, penandatanganan berita acara, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Kejati Kaltim Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pertambangan CV ABI
- HPKR Samarinda Soroti Lambannya Perizinan Reklame, Kendala Utama Disebut Ada di Aspek Teknis
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Kas Daerah Seret, Utang Rp400 Miliar Pemkot Samarinda Dibayar Bertahap









