Kaltim
Masa Kerja Pansus Investigasi Pertambangan Sisa Sebulan, Masalah 21 IUP Palsu di Kaltim Belum Tuntas
Kaltimtoday.co, Samarinda - Masa kerja Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim akan berakhir pada Mei 2023. Sisa waktu yang ada ini diupayakan untuk dimaksimalkan dalam menuntaskan masalah 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu di Kaltim.
Ketua Pansus Investigasi Pertambangan, Syafruddin atau Udin mengungkapkan, tersisa 1 bulan untuk pihaknya bekerja. Ditegaskan Udin, harus ada pihak yang bertanggung jawab atas hadirnya IUP itu.
"Tambang ilegal masih berani lakukan aktivitasnya. Sedangkan semua pihak sudah menyoroti. Ini jadi tamparan keras untuk pemprov, pemkab, pemkot, dan aparat hukum," tegas Udin.
Udin menegaskan, selama ini pemerintah acap kali berlindung pada regulasi yang terkait dengan kewenangan. Menurut politisi dari PKB itu, dia mengakui, pelaku tambang ilegal sangat berani di saat banyak yang menyoroti Kaltim.
"Ini juga yang membuat kami bingung. Kok berani sekali mereka itu?" tambah dia.
Sebenarnya, pansus sudah menjadwalkan untuk tinjauan lapangan. Namun masih berbenturan dengan jadwal DPRD lainnya sehingga belum terakomodir di rapat badan musyawarah DPRD Kaltim untuk kunjungan ke lokasi tambang terkait.
"Sampai hari ini kita masih melihat, memonitor, dan memantau kinerja dari pihak penegak hukum yang sedang memproses pelaku di balik lahirnya 21 IUP yang palsu itu, kita tunggu," tambah Udin.
Koordinasi ke Polda Kaltim juga masih akan dijadwalkan kembali. Udin menyebut, informasi soal 21 IUP itu sudah berjalan dan tinggal menetapkan tersangka. Bahkan pihaknya telah mengetahui nama-nama terkait.
"Tapi lebih berkapasitas beliau-beliau (Polda) lah yang memberikan informasi atau keterangan ke publik," tandasnya.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Amnesty International Kecam Kekerasan Aparat dan Intimidasi Jurnalis di Demo Kaltim
- Lokasi SIM Keliling Samarinda Hari Ini Selasa 31 Maret 2026, Berikut Biaya dan Syaratnya
- Polisi Ungkap Motif Mutilasi di Samarinda: Sakit Hati Dituduh Selingkuh, Direncanakan Sejak Januari
- Libur Lebaran dan Nyepi, Layanan SIM dan Samsat Polresta Samarinda Tutup 18-24 Maret
- Kejati Kaltim Kembali Tetapkan Eks Kadistamben Kukar dalam Dugaan Penerbitan Izin Tambang Ilegal









