DPRD SAMARINDA
Pawai Pembangunan Ditiadakan, DPRD Samarinda Dorong Agenda Ekonomi Rakyat
Kaltimtoday.co, Samarinda - Absennya pawai pembangunan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Samarinda mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Jasno. Ia menilai, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Jasno mengatakan, pawai pembangunan selama ini telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat dalam momentum perayaan kemerdekaan. Karena itu, ia menyayangkan kegiatan tersebut tidak digelar tahun ini dengan alasan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pawai pembangunan semestinya tetap dapat dipertimbangkan karena manfaatnya tidak hanya dari sisi hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk beraktivitas.
“Pawai pembangunan ini sudah menjadi agenda rutin pemerintah kota, seyogyanya harusnya ada. Terlepas itu ada efisiensi atau tidak, biaya pawai saya pikir juga tidak terlalu besar,” kata Jasno.
Ia memahami pemerintah daerah tengah melakukan penyesuaian anggaran. Namun, Jasno menilai efisiensi sebaiknya tidak menghilangkan kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Selain menjadi hiburan, menurut dia, pawai pembangunan dapat menciptakan keramaian yang berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
“Dengan adanya event seperti ini bakal ada sirkulasi UMKM untuk tumbuh. Secara tidak langsung juga bisa mendukung perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Jasno berharap pawai pembangunan dapat kembali digelar pada tahun berikutnya dan tetap menjadi bagian dari agenda tahunan Pemerintah Kota Samarinda.
“Ini hiburan masyarakat, masyarakat menunggu-nunggu. Harusnya walaupun dalam kondisi efisiensi, idealnya tetap dilaksanakan,” pungkasnya.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Aji Mirni Mawarni Minta Anak Muda Kaltim Lebih Kritis dan Berbasis Data
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin









