Kukar
Pemuda Muhammadiyah Kukar Gelar Rakerda, Edi Rahman Minta Program Prioritas Harus Diwujudkan
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kutai Kartanegara (Kukar) mengelar rapat kerja daerah (Rakerda) bertempat di kompleks Perguruan Muhammadiyah jalan Danau Aji Kelurahan Melayu, Tenggarong pada Sabtu (12/6/2021).
Tema yang diusung yakni meneguhkan pemuda negarawan untuk Kutai Kartanegara berkemajuan.
Ketua PDPM Kukar, Edi Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silahturahim seluruh pengurus daerah dan cabang se-Kukar. Sebagai bentuk tindak lanjut pasca musyawarah daerah (Musyda) dan musyawarah cabang (Musycab) yang telah selesai dilaksanakan.
"Makanya kami adakan rapat kerja dan silaturahim sehingga dapat memperkuat pergerakan" pria disapa Rahman.
Baca Juga: Ketua PWM Kaltim K.H. Siswanto Meninggal Dunia, Jenazah Bakal Disemayamkan di Masjid Ad-Dakwah
View this post on InstagramBaca Juga: Awal Puasa Ramadan 2025 Jatuh pada Tanggal Berapa? Berikut Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah
Semenjak dilantik Desember 2020 lalu, tujuan Rakerda untuk mengevaluasi kembali kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelumnya dan merancang program ke depan yang dapat di singkronkan antara daerah dan cabang.
Beberapa program yang dicanangkan yakni penguatan pengkaderan dan dakwah bagi pemuda muhammadiyah serta penguatan ekonomi.
Kemudian, kolaborasi bersama pemerintah, partai politik dan lembaga eksternal lainnya. Bertujuan agar bersama-sama mewujudkan Kutai Kartanegara berkemajuan dalam segala bidang.
"Kami bersinergi di sana, karena pemuda muhammadiyah harus kritis dan mendukung program pemerintah yang pro rakyat," ujarnya.
Rahman mengingatkan, kepada seluruh pengurus pemuda di Kukar, apa yang sudah dicanangkan dan diputuskan di Rakerda supaya dapat dilaksanakan dalam dua tahun ke depan. Jadi, kegiatan ini bukan hanya sebatas wacana tetapi memang harus dijalankan.
Oleh karenanya, dia menekankan cukup buat program prioritas yang bisa terealisasikan. Tidak perlu banyak rencana namun susah diwujudkan, cukup sedikit tapi terlaksana.
"Kami inginkan program yang diputuskan betul-betul dapat dilaksanakan dalam dua tahun mendatang," pungkasnya.
[SUP | NON]
Related Posts
- Muhammadiyah Ungkap Alasan Terima “Jatah” Kelola Tambang
- Izin Usaha Tambang Jadi Salah Satu Agenda di Konsolidasi Nasional Muhammadiyah
- Susul PBNU, Muhammadiyah Akhirnya Terima Izin Tambang dengan 2 Catatan Penting
- Perilisan Kalender Hijriah Global Tunggal Tuai Kontroversi, Ini Tanggapan Muhammadiyah
- Gandeng BAZNAS Kaltim dan RSIA Aisyiyah Samarinda, 60 Anak Dikhitan dalam Rangka Milad ke-107 Aisyiyah









