PEMKAB BERAU

Bekudung Betiung 2026 Dimeriahkan Tari Kolosal, Pemda Berau Ajak Kaum Muda Jaga Tradisi Kebudayaan

Kaltim Today
25 Juni 2026 18:34
Bekudung Betiung 2026 Dimeriahkan Tari Kolosal, Pemda Berau Ajak Kaum Muda Jaga Tradisi Kebudayaan
Pemotongan tumpeng sebagai penanda dibukanya Festival Bekudung Betiung di Tumbit Dayak. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Festival adat Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, resmi dibuka dan berlangsung meriah dengan suguhan tari kolosal yang memukau. Pembukaan agenda tahunan yang meriah ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, pada Kamis (25/6/2026). 

Melalui momentum ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Berau mengajak seluruh kaum muda untuk ikut andil menjaga dan melestarikan tradisi kebudayaan lokal di tengah gempuran kemajuan zaman.

Gelaran pada tahun 2026 ini merupakan kali kelima agenda sakral tersebut dilaksanakan secara berturut-turut. Komitmen dan konsistensi masyarakat Kampung Tumbit Dayak dalam merawat warisan leluhur pun mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Pemda Berau.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk terus senantiasa mendukung segala upaya pelestarian kebudayaan,” kata Gamalis.

Menurut Gamalis, festival ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual pelestarian prosesi adat asli etnis Dayak Ga’ai, melainkan juga menjadi wadah edukasi penting bagi generasi muda. Ia berharap kawula muda saat ini dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengenalkan keunikan budaya lokal ke tingkat internasional.

“Insya Allah dengan pengenalan yang sangat masif oleh generasi muda di era digital seperti sekarang, dapat memberi manfaat bagi daerah, di mana Berau semakin dikenal dan semoga semakin diminati,” jelasnya.

Oleh karena itu, generasi saat ini, diminta untuk dapat ikut andil dalam pelestarian budaya yang ada di Bumi Batiwakkal, serta memperkenalkannya lebih luas melalui internet agar lebih banyak lagi orang mengenal guna menumbuhkan tingkat kunjungan wisatawan.

“Bukan saja sebagai sebuah warisan para pendahulu kita, namun juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata autentik di Kabupaten Berau ini,” tambahnya.

Sebagai salah satu agenda yang masuk dalam event kalender wisata, Bekudung Betiung dipandang Gamalis selalu terselenggara dengan semarak. Ia berharap di momen ini bisa menjadi kesempatan untuk pengembangan di sektor ekonomi kreatif.

“Dengan tetap mempertahankan keaslian adat itu sendiri,” imbuhnya.

Agenda yang dipusatkan di Rumah Sunta-Balai Adat Dayak Ga’ai itu akan dirangkai dengan berbagai pertandingan yang sudah disiapkan oleh panitia penyelenggara, diantaranya lomba menyumpit dan balap perahu.

“Rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak pertengahan bulan lalu, dari masak-masak lemang dan persiapan lainnya hingga puncaknya nanti di tanggal 30 Juni, semoga dapat berjalan lancar dan aman,” ungkap Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan.

Selain itu, lokasi acara juga telah tersedia berbagai macam tenant yang menjual berbagai macam aksesoris khas dayak dan UMKM lokal yang bisa dinikmati bagi setiap pelancong yang datang berkunjung.

“Filosofis dari kegiatan ini adalah pesta rakyat menyambut pasca panen dan sebagai gambaran tradisi dahulu cara Dayak Ga’ai melakukan prosesi pendewasaan terhadap anak laki-laki,” tandasnya.

[MGN | ADV PEMKAB BERAU] 



Berita Lainnya