Advertorial
Dispora Kaltim Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan Pelatihan Pemuda
Kaltimtoday.co, Samarinda - Upaya mencegah bahaya narkoba di kalangan generasi muda terus menjadi fokus serius Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Selama empat tahun terakhir, program sosialisasi bahaya narkoba telah menjadi agenda rutin dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Kaltim, bahkan pernah digelar hingga ke luar negeri.
Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pemuda mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, edukasi adalah langkah strategis agar generasi muda mampu menghindari dan menolak narkoba sejak dini.
“Dispora berperan memberikan edukasi dan informasi. Untuk penanganan langsung terhadap kasus penyalahgunaan narkoba, itu menjadi kewenangan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dinas Kesehatan,” ujar Hasbar, Senin (11/8/2025).
Hasbar menegaskan, keberlangsungan program ini diharapkan mampu membentuk ketahanan diri pemuda terhadap ancaman narkoba yang terus berkembang dari segi bentuk maupun modus. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, ia berharap para pemuda dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
Tak hanya fokus pada pencegahan narkoba, Dispora Kaltim melalui Bidang Pengembangan Pemuda juga aktif menggelar berbagai pelatihan yang mendukung kemandirian anak muda. Program tersebut meliputi pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan, pelatihan life skill, hingga pembentukan organisasi kepemudaan.
“Pendekatan kami tidak hanya pada pencegahan hal-hal negatif seperti narkoba, tetapi juga menciptakan ruang dan peluang bagi pemuda untuk tumbuh, berkembang, dan berkarya,” tegas Hasbar.
Program kewirausahaan, lanjutnya, diarahkan untuk mencetak pemuda yang mandiri secara ekonomi. Sementara pelatihan life skill membekali mereka dengan keterampilan praktis yang berguna baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.
Dengan strategi ini, Dispora Kaltim berharap generasi muda Kaltim dapat menjadi pribadi yang sehat, produktif, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Kami ingin para pemuda memiliki pilihan positif, sehingga bisa menghindari hal-hal yang merugikan masa depan mereka,” tutup Hasbar.
[NKH | ADV DISPORA KALTIM]
Related Posts
- Kuota Impor Daging Sapi Swasta 2026 Dipangkas, Pengusaha Wanti Wanti Gelombang PHK
- Hadapi Potensi Bencana 2026, Dinsos Kaltim Siapkan 12.500 Bantuan Paket Logistik
- Promo Awal 2026: PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Ini Syarat dan Caranya
- Surat Terbuka untuk Andi Harun: Membangun Peradaban Lewat Perpustakaan
- Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD, Seno Aji Akui Biaya Pilkada Langsung Lebih Besar









