Advertorial
Gubernur Kaltim Gratiskan Pendidikan Guru hingga S2 Lewat Program Gratispol
Kaltimtoday.co - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tak hanya fokus pada pelajar dan mahasiswa, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud—yang akrab disapa Harum—menegaskan bahwa para guru juga menjadi prioritas utama dalam pengembangan SDM.
Menurut Harum, guru yang kompeten akan mencetak generasi pelajar yang unggul. Oleh karena itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi kunci penting dalam menyongsong generasi emas Kaltim di masa depan.
“Pendidikan tidak hanya untuk pelajar. Para guru juga harus terus meningkatkan kompetensinya. Pemprov Kaltim siap mendukung penuh, bahkan hingga pendidikan S2,” ungkap Harum dalam kunjungan ke SMK Negeri 1 Samarinda.
Program peningkatan kompetensi guru ini merupakan bagian dari Gratispol, sebuah inisiatif unggulan Pemprov Kaltim yang menjamin akses pendidikan gratis untuk masyarakat, termasuk bagi para pendidik.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Kaltim telah menggandeng sejumlah universitas ternama di Indonesia untuk mendukung program ini. Di antaranya adalah Universitas Indonesia (UI) di Jakarta, Universitas Padjadjaran (Unpad) di Bandung, serta Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar.
“Mereka siap bermitra dengan Pemprov Kaltim untuk membina dan mendidik para guru agar dapat menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujar Harum.
Ia juga menekankan bahwa guru yang menempuh pendidikan hingga jenjang S2 akan memiliki kemampuan lebih dalam menganalisis kebutuhan pembelajaran, serta mampu menjadi teladan dan motor penggerak perubahan di sekolah.
“Kalau para guru sudah menyandang gelar S2, maka kualitas pendidikan juga akan meningkat. Mereka tidak hanya jadi pengajar, tapi juga pembimbing yang mampu membentuk karakter siswa,” tambahnya.
Program pendidikan gratis untuk guru ini sudah mulai berjalan sejak tahun ini dan menjadi bagian integral dari strategi pembangunan pendidikan di Kalimantan Timur.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









