Daerah

Jembatan Mahakam Ulu Dibatasi, Arus Lalu Lintas Dialihkan ke Jembatan Mahakam IV dengan Sistem Buka Tutup

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 30 Januari 2026 16:27
Jembatan Mahakam Ulu Dibatasi, Arus Lalu Lintas Dialihkan ke Jembatan Mahakam IV dengan Sistem Buka Tutup
Sejumlah kendaraan dari arah kota menunggu sistem buka tutup jalan. (Vico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda bersama Dinas Perhubungan Kalimantan Timur dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda menerapkan rekayasa lalu lintas menyusul pembatasan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), pemberlakuan ini akan terus diterapkan pada pukul 22.00 sampai 05.00 Wita.

Sebagai langkah antisipasi, arus kendaraan dialihkan melalui Jembatan Mahakam IV dengan sistem buka tutup. Kendaraan dengan muatan hingga sekitar 20 ton masih diperbolehkan melintas secara bergantian.

Kanit Patwal Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ismail, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diberlakukan berdasarkan arahan langsung Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo.

“Saat ini kami memberlakukan sistem buka tutup di Jembatan Mahakam IV. Kendaraan dengan beban sekitar 20 ton masih bisa melintas secara bergantian,” ujar Iptu Ismail.

Namun demikian, petugas masih menghadapi kendala di lapangan, khususnya untuk kendaraan kontainer berukuran 40 feet. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, kontainer berukuran besar mengalami kesulitan melintas di tikungan menuju Kompi C, Jalan APT Pranoto, akibat penyempitan jalan dan kondisi elevasi tikungan yang tidak memungkinkan kendaraan besar berpapasan.

“Untuk kontainer 40 feet, tikungannya tidak memungkinkan untuk berpapasan. Kalau kontainer 20 feet masih bisa. Karena itu kami terapkan buka tutup setiap 15 menit sambil melihat volume kendaraan,” jelasnya.

Pada dini hari sekitar pukul 01.00 hingga 01.30 WITA, volume kendaraan dari arah dalam kota terpantau relatif rendah. Namun antrean kendaraan terlihat hingga sekitar Masjid Karang Asam. Sementara itu, kepadatan mulai meningkat dari arah seberang, didominasi kendaraan dari luar kota yang hendak masuk ke Samarinda.

Satlantas Polresta Samarinda mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan selama penerapan rekayasa lalu lintas berlangsung.

[RWT]



Berita Lainnya