Daerah

Klarifikasi Andi Harun Soal Land Rover Defender KT 1: Itu Mobil Sewaan untuk Tamu VIP

Nindiani Kharimah — Kaltim Today 10 Maret 2026 19:37
Klarifikasi Andi Harun Soal Land Rover Defender KT 1: Itu Mobil Sewaan untuk Tamu VIP
Potret unit mobil dinas Land Rover Defender yang rutin dipakai Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Nindi/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Isu mengenai kendaraan operasional yang digunakan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Sorotan publik tertuju pada satu unit mobil Land Rover Defender yang diperkirakan memiliki nilai jual fantastis, yakni antara Rp2,5 miliar hingga Rp4 miliar. 

Menanggapi rasa penasaran masyarakat yang berkembang luas tersebut, Andi Harun justru memberikan respons yang santai sembari tertawa ringan saat memberikan klarifikasi resminya kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukanlah mobil dinas resmi miliknya, melainkan hanya kendaraan sewaan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Samarinda. Andi Harun menjelaskan bahwa pengadaan mobil sewa tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2022 dengan peruntukan yang sangat spesifik dalam administrasi pemerintahan. 

Menurutnya, kendaraan tersebut secara fungsional digunakan sebagai mobil tamu untuk melayani kunjungan pejabat penting atau VIP ke Kota Tepian. “Mobil dinas wali kota itu resminya cuma satu yang sedan ini (Camry). Ini masih zamannya Pak Jaang. Kemudian mobil dinas yang kedua di lapangan itu Hilux, double cabin. Kalau mobil Defender itu sewa dan itu mobil tamu bukan mobil wali kota,” ungkap Andi Harun. 

Ia menambahkan bahwa kebijakan menyewa mobil ini diambil karena sebelumnya Pemkot Samarinda belum memiliki fasilitas kendaraan khusus untuk pelayanan tamu VIP, berbeda dengan pemerintah provinsi atau daerah lainnya.

Status sebagai mobil tamu VIP pun sudah tercantum jelas dalam nomenklatur pemerintah kota sejak masa pengadaannya empat tahun silam. “Itu memang mobil tamu. Di nomenklatur sejak tahun 2022 adalah mobil tamu, tamu VIP. Misalnya kalau Pak Menteri datang atau Pak Sekjen, itu untuk pelayanan tamu,” jelasnya lebih lanjut.

Meski diperuntukkan bagi tamu, Andi Harun tidak menampik bahwa dirinya memang sesekali menggunakan unit Land Rover Defender tersebut dalam agenda kedinasan tertentu.

Hal ini dilakukan semata-mata atas pertimbangan teknis di lapangan, terutama saat harus meninjau lokasi pembangunan atau daerah yang memiliki medan sulit. “Sekali-sekali saya pakai kalau mendatangi lokasi yang tidak memungkinkan sasis sedan masuk,” katanya.

Selain memberikan klarifikasi soal status mobil mewah tersebut, Andi Harun juga membeberkan fakta mengenai inventaris kendaraan dinasnya yang sebenarnya tidak banyak berubah sejak ia mulai menjabat.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih tetap mengoptimalkan fasilitas peninggalan masa kepemimpinan sebelumnya tanpa ada pembelian unit mobil dinas baru untuk kepentingan pribadi.

“Mobil dinas wali kota itu masih zamannya Pak Syahrie Jaang. Saya belum pernah punya mobil dinas baru. Kalau mobil tamu sekali-sekali dipakai kan tidak apa-apa, toh tidak beli, itu cuma sewa,” tegasnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, pemkot sebenarnya sempat berencana membeli unit Toyota Land Cruiser untuk kebutuhan operasional tamu, namun rencana tersebut batal karena keterbatasan ketersediaan unit di pasaran saat itu.

Andi Harun menilai bahwa kegaduhan yang muncul di media sosial terkait kendaraan tersebut sebenarnya kurang relevan jika dikaitkan dengan polemik pengadaan mobil dinas baru di tahun berjalan.

Baginya, publik perlu memahami bahwa kendaraan tersebut sudah digunakan selama bertahun-tahun dan bukan merupakan pengadaan baru yang membebani anggaran saat ini. 

“Seingat saya itu sejak 2022. Bukan baru, sudah lama. Kalau baru itu 2024 atau 2025. Ini 2026, jadi tidak relevan sebenarnya dengan isu-isu lain,” tutupnya. 

[RWT] 



Berita Lainnya