Internasional
Melintas pada 12 Agustus 2026, Ini 8 Fakta Menarik Gerhana Matahari Total yang Wajib Kamu Ketahui
Kaltimtoday.co – Fenomena astronomi langka Gerhana Matahari Total (GMT) dijadwalkan menyapa kawasan Eropa, Greenland, hingga Samudra Atlantik pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) menyebut peristiwa ini sebagai momentum "laboratorium alami" penting untuk membedah atmosfer Matahari yang umumnya tak kasatmata.
Melalui rilis dari dua astronautnya, Sara García Alonso dan Pablo Álvarez Fernández, ESA membeberkan delapan fakta menarik yang menjadikan gerhana kali ini begitu istimewa bagi dunia sains dan para astronom:
1. Terbatas di Jalur Totalitas
Gerhana total hanya dapat disaksikan dari Greenland, Islandia, Spanyol, dan Portugal, sementara wilayah Eropa lainnya sekadar menyaksikan gerhana sebagian.
2. Fenomena Saat Sunset
Di Spanyol, puncak totalitas terjadi saat Matahari berada di posisi rendah lima derajat di atas ufuk barat, memadukan siluet Bulan dengan rona jingga kemerahan sunset.
3. Baily's Beads
Munculnya titik-titik cahaya terang menyerupai manik-manik di tepi Bulan akibat pendaran sinar Matahari yang menembus celah kawah Bulan.
4. Diamond Ring Effect
Kilatan tunggal cahaya Matahari di tepi piringan Bulan yang membingkai korona hingga membentuk visualiasi cincin berlian ikonik.
5. Perubahan Suhu dan Langit
Langit siang mendadak gelap layaknya malam, diiringi penurunan suhu udara dramatis dalam hitungan menit yang memicu perubahan perilaku satwa liar.
6. Riset Korona Matahari
Kesempatan bagi peneliti mengamati lapisan atmosfer luar berSuhu 2 juta derajat Celsius guna memverifikasi data wahana Solar Orbiter dan Proba-3 terkait ancaman badai surya.
7. Awal Trilogi Gerhana Eropa
Menjadi seri pembuka dari tiga gerhana beruntun di Semenanjung Iberia, yang akan disusul Gerhana Total pada 2 Agustus 2027 dan Gerhana Cincin pada 26 Januari 2028.
8. Prosedur Keamanan Mata
Imbauan penggunaan kacamata gerhana bersertifikasi ISO selama fase sebagian guna mencegah risiko kerusakan permanen pada retina mata.
Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 diprediksi menyedot perhatian jutaan wisatawan dunia. Bagi publik yang tidak berada di jalur totalitas, ESA akan menyediakan fasilitas siaran langsung secara digital dari berbagai wahana antariksa.
[RWT]









