Daerah
Meski Anggaran Terbatas, Disnakertrans Kaltim Targetkan 20 Angkatan Peserta Pelatihan Kerja di 2026
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Pada 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim menargetkan ratusan pencari kerja mengikuti program pelatihan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Rozani Erawadi mengatakan pihaknya terus berupaya menyiapkan tenaga kerja terampil agar mampu bersaing di pasar kerja.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kami tetap menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi,” ujarnya pada Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun berjalan Disnaker Kaltim masih mampu menyelenggarakan sekitar 20 angkatan pelatihan kerja. Dari seluruh angkatan tersebut, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 300 orang.
“Kurang lebih ada 20 angkatan pelatihan dalam setahun dengan total peserta sekitar 300 orang,” kata Rozani.
Selain fokus pada pelatihan, Disnaker Kaltim juga memperkuat layanan penempatan tenaga kerja. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memperbaiki serta menambah fitur layanan penempatan kerja secara daring melalui aplikasi Etam Kerja.
Adapun jenis pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri. Beberapa kejuruan yang menjadi prioritas antara lain manufaktur, otomotif, pengelasan, serta bidang kewirausahaan seperti pengolahan makanan dan hidroponik.
Rozani memastikan lembaga pelatihan milik Disnaker Kaltim di baik di Samarinda, Bontang dan Balikpapan tetap menjalankan fungsinya secara optimal, serta mencetak SDM terbaik ketenagakerjaan di Kaltim.
"Balai pelatihan tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja siap pakai, sekaligus mendukung penyerapan tenaga kerja melalui sistem informasi ketenagakerjaan yang terintegrasi dan transparan," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
- Disnaker Tolak Pencatatan SPK Unmul, Serikat Pekerja Siapkan Sanggahan Ketiga hingga Rencana Hukum Lanjutan
- Boyong 58 Peserta ke Toraja Utara, PKBGT Klasis Kaltimteng Targetkan Hasil Terbaik di Prawira PKBGT 2026









