Samarinda
Pemkot Samarinda Segera Bangun Kolam Retensi di Pampang dan Bengkuring, Awal Maret Mulai Dilelang
Kaltimtoday.co, Samarinda - Demi mengendalikan banjir, Pemkot Samarinda berencana untuk membangun kolam retensi di daerah Pampang dan Bengkuring. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Hero Mardanus Setyawan menjelaskan bahwa, rencana pembangunan kolam retensi itu bakal dimulai per Maret 2022 mendatang.
Diketahui, pembangunan kolam retensi tersebut merupakan program multiyears contract (MYC) atau tahun jamak. Proses pembangunan akan dilakukan bertahap hingga 2024 nanti. Masing-masing kolam retensi itu akan memiliki luas sebesar 20 hektare dan bisa menampung debit air hingga 400 meter kubik.
Selain pembangunan 2 kolam retensi, untuk yang di Bengkuring juga akan ditambah dengan membangun tanggul di tepi Sungai Bengkuring. Proyek tersebut juga masuk ke dalam program MYC Pemkot Samarinda.
"Tanggul di Bengkuring itu yang awalnya dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan, pondasinya batu kali, tetapi kami punya alternatif lain dengan sheet pile, tetapi yang dipilih kami gunakan sheet pile," ungkap Hero kepada awak media.
Baca Juga: Agus Suwandi Sebut Kolaborasi Anggaran Jadi Kunci Penanganan Banjir Samarinda di Era Andi HarunLihat postingan ini di InstagramBaca Juga: Meski Masuk Skala Prioritas, Pembangunan Kembali SMPN 24 Samarinda Belum Menemui Titik Terang
Bicara soal pembebasan lahan, hanya lokasi kolam retensi di Pampang saja yang membutuhkan itu. Tercatat ada lahan sekitar 20 hektare yang masih harus dibebaskan. Sedangkan untuk kolam retensi di Bengkuring, ada 18 hektare lahan yang akan dimanfaatkan.
"Progress, kami rencananya awal Maret lelangnya akan dibuka. Kami masih akan bebaskan tanahnya, yang tinggal kami bayarkan pembebasannya," beber Hero.
Proyek pembangunan kolam retensi itu diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 205 miliar. Pelelangan akan dibuka setelah formasi organisasi perangkat daerah (OPD) baru dilantik oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
"Proses lelangnya, kami masih menunggu pelantikan. Kami belum bisa menentukan pejabat pembuatan komitmen (PPK) yang bertanggung jawab atas proyek itu," tutup Hero.
[YMD | RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- 18 Desa di Kecamatan Tabang Terendam Banjir, Distribusi Solar PLN Ikut Terhambat
- Komisi III Soroti Akar Masalah Banjir, PUPR Diminta Perkuat Infrastruktur Dasar 2026
- Gubernur Kaltim Tinjau Proyek Drainase Kanaan Bontang, Pastikan Rp55 Miliar Tepat Sasaran
- Pematangan Lahan RSUD AMS di Sempaja Disorot, Komisi III DPRD Samarinda Tekankan Izin dan Mitigasi Banjir
- Bencana Banjir Masih Menghantui Samarinda, BPBD Catat 23 Kejadian Sepanjang 2025








