Daerah
PT Daya Maju Lestari Gelar Panen Perdana Padi Darat di Kutai Barat lewat Program Multi Usaha Kehutanan
Kaltimtoday.co - PT Daya Maju Lestari (PT DML), anak perusahaan PT Nawasena Hijau Lestari Group, melaksanakan panen perdana padi darat melalui program Multi Usaha Kehutanan (MUK) di Desa Sakaq Lotoq, Kecamatan Mook Manor Bulatn (MMB), Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Senin (30/3/2026). Program yang melibatkan kelompok tani setempat ini telah dimulai sejak Oktober 2025 sebagai bagian dari inovasi pemanfaatan kawasan hutan.
Relation & Partnership PT DML, Tendo Sihite, menjelaskan bahwa kegiatan panen ini merupakan hasil dari proses panjang selama kurang lebih lima bulan. Tahapan tersebut dimulai dari penanaman benih, perawatan, hingga akhirnya memasuki masa panen bersama kelompok tani (poktan) binaan.
Menurut Tendo, banyak tantangan yang dihadapi selama masa budidaya tersebut. Namun, sinergisitas antara perusahaan, kelompok tani, serta dinas teknis terkait membuat tantangan tersebut dapat dilalui hingga mencapai masa panen.
"Pasca panen ini kami akan mengevaluasi dan akan berimprovisasi kembali dalam hal program MUK ini kedepannya," ujar Tendo Sihite saat memberikan keterangan kepada media di lokasi panen.
Kepala KPHP Mook Manor Bulatn, Enggar Setiabudi, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah PT DML. Ia menyebutkan bahwa sejauh ini belum banyak Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang menjalankan program Multi Usaha Kehutanan seperti yang dilakukan di Desa Sakaq Lotoq.
Enggar menegaskan bahwa pihaknya, sebagai perpanjangan tangan kementerian, sangat mendukung inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesiapan instansinya untuk terus terlibat dalam program-program MUK serupa di masa mendatang.
Apresiasi senada disampaikan Camat Mook Manor Bulatn, Pit Anugerah, yang berterima kasih atas pelaksanaan program melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR tersebut. Ia menyebut mayoritas masyarakat di wilayahnya berprofesi sebagai petani dan peladang.
Pit Anugerah berharap jangkauan sasaran program MUK ini dapat diperluas pada masa mendatang. Selain itu, ia menyarankan agar komoditas yang dibudidayakan bisa lebih bervariasi untuk meningkatkan nilai ekonomi warga.
Ketua Poktan Maju Jaya, Sujin, juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang diberikan PT DML selama proses budidaya. Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada komoditas padi darat saja, tetapi berlanjut pada budidaya komoditas lainnya.
Kegiatan panen perdana ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kutai Barat melalui BPP Kecamatan MMB, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Sakaq Lotoq, serta Kepala UPTD KPHP MMB. Hadir pula Camat MMB, Petinggi Kampung, Kepala Adat Desa, serta jajaran anggota Kelompok Tani Maju Jaya.
Dari pihak PT DML, hadir sejumlah perwakilan perusahaan di antaranya Tendo, David Gultom, Dian, Swendpri Abram, dan Dalton. Rangkaian acara diakhiri dengan prosesi panen padi secara simbolis, makan bersama di lokasi, dan sesi dokumentasi bersama seluruh pemangku kepentingan yang hadir.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Kas Daerah Seret, Utang Rp400 Miliar Pemkot Samarinda Dibayar Bertahap
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah









