Daerah
Disdikbud Kaltim Mitigasi Server Down SPMB, Usai Lonjakan Akses 80.000 Pengguna
Kaltimtoday.co, Samarinda - Akses pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Kalimantan Timur sempat mengalami gangguan akibat lonjakan trafik hingga 80.000 pengakses secara bersamaan. Meski begitu, Disdikbud Kaltim bersama Diskominfo berupaya memitigasi kendala tersebut agar layanan SPMB tetap bisa berjalan.
Sebelum hari-H pelaksanaan SPMB pada Senin, 22 Juni 2026, tim Disdikbud Kaltim telah melakukan uji coba server SPMB. Hasilnya, tidak ada kendala sama sekali. Hari pertama pelaksanaan SPMB, tim melakukan pemantauan menit per menit untuk memastikan server berjalan dengan baik.
"Pukul 07.40 hingga 07.50 sistem masih berjalan normal. Namun tepat sekitar pukul 08.00 pagi sistem mengalami gangguan atau down," ungkap Kepala Bidang SMA Disdikbud Kaltim, Jasni pada Kamis (25/06/2026).
Jasni menyebut, berdasarkan data yang diterima pihaknya dari Diskominfo, setidaknya jumlah akses yang masuk secara bersamaan mencapai lebih dari 80 ribu pengguna. Akibatnya, server mengalami down. Melalui catatan disdikbud, data lulusan SMP/MTs sederajat di Kalimantan Timur, jumlahnya sekitar 75.494 siswa.
"Kami memaklumi jika satu siswa mengakses dan orang tuanya juga ikut mengakses sehingga terjadi akses ganda. Namun saat server down, jumlah akses yang tercatat memang sudah mencapai sekitar 80 ribu," tambahnya.
Saat gangguan terjadi, Disdikbud langsung berkoordinasi dengan diskominfo, agar tim teknis turun tangan melakukan perbaikan. Sistem baru pulih sekitar pukul 15.00 WITA saat sore hari di pelaksanaan hari pertama SPMB.
Hari kedua pelaksanaan SPMB, tim disdikbud terus melakukan pengujian sistem. Meski sempat ada kendala teknis, namun server mulai membaik jelang malam hari karena jumlah pengguna akses yang semakin berkurang.
"Pada pagi hari berikutnya sistem sudah mulai berjalan normal. Sebenarnya hingga pukul 13.00 kemarin, sistem sudah kami buka penuh," jelas Jasni.
Jasni menambahkan, hari ini sudah diumumkan secara resmi melalui surat yang ditandatangani oleh Plt Kepala Disdikbud Kaltim, bahwa tidak ada lagi penjadwalan akses.
Sebagai bentuk kompensasi kepada masyarakat atas gangguan server yang terjadi, pihaknya memperpanjang masa pendaftaran selama dua hari sampai dengan Jum'at, 26 Juni 2026
"Dalam pengumuman kami mencantumkan batas waktu hingga pukul 00.00. Karena banyak masyarakat yang menanyakan maksud waktu tersebut, kami kembali membuat penjelasan bahwa yang dimaksud adalah hingga Jumat menuju Sabtu pukul 23.59," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- IESR Desak Pemerintah Segera Terapkan Insentif dan Target Adopsi Motor Listrik
- Gubernur Rudy Mas'ud Resmikan Awang Faroek Tower, Pusat Layanan Jantung Terpadu Kaltim
- Defisit APBD Kaltim Diperkirakan Rp2 Triliun, DPRD Pastikan Program Pembangunan Tetap Berjalan
- Sambut Tahun Ajaran Baru di Ibu Kota Nusantara, Puluhan Pamong SMA Taruna Nusantara Mulai Tiba
- Integrasikan Sistem Laporan Warga, Pemkab Kukar Luncurkan Aplikasi Aduan Masyarakat









