Advertorial

Ikut Beseprah, Ketua DPRD Kukar Sebut Tradisi Harus Dilestarikan

Supri Yadha — Kaltim Today 24 September 2026 13:35
Ikut Beseprah, Ketua DPRD Kukar Sebut Tradisi Harus Dilestarikan
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani disamping Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ikut santap makanan di acara Beseprah Erau 2026. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Tradisi Beseprah bukan sekadar makan bersama. Bagi Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, tradisi yang menjadi bagian dari rangkaian Erau Adat Kutai ini merupakan bentuk berbagi rezeki sekaligus budaya yang perlu terus dilestarikan.

Hal itu disampaikannya saat turut Beseprah di depan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura atau Museum Mulawarman, tepatnya di sepanjang Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Tenggarong, Kamis (24/9/2026).

Ahmad Yani duduk bersisian dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin, dan berhadapan langsung dengan masyarakat yang ikut menikmati hidangan dalam tradisi tersebut.

"Ini kan harus dilestarikan ya, budaya Beseprah, budaya makan bersama. Intinya kan sebenarnya ini adalah berbagi. Jadi, ini adalah rangkaian kegiatan Erau yang harus menjadi bagian dari kebudayaan kita," kata Yani.

Menurutnya, Beseprah mengajarkan bagaimana masyarakat dapat saling berbagi dengan menikmati makanan secara bersama-sama. Rezeki yang diperoleh pun dipandang sebagai karunia Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut dibagikan.

"Bagaimana bisa memberi makan, bisa bersama-sama makan. Karena itu adalah rezeki karunia Tuhan Yang Maha Kuasa," tambahnya.

Yani menilai pelaksanaan Beseprah tahun ini telah berjalan dengan baik. Ke depan, ia membuka kemungkinan adanya penilaian terhadap makanan yang disajikan dalam tradisi tersebut, khususnya kuliner tradisional.

“Alhamdulillah ini sudah terlaksana dengan baik. Tinggal nanti memang perlu ada penilaian-penilaian ya, terkait dengan makanan-makanan yang sama-sama dimakan itu," ujarnya.

Namun, ia menilai aspek utama dalam makanan yang disajikan tetap harus memperhatikan kesehatan, kehalalan, serta cita rasa.

"Yang penting kan sebenarnya bagaimana makanan itu sehat, halal, dan kemudian enak dikonsumsi. Itu yang penting juga," sambungnya.

Yani juga melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti Beseprah tahun ini cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan turut turun dan makan bersama.

"Ini luar biasa. Karena masyarakat kita kan hampir semua turun untuk makan bersama," tutur Yani.

Ia berharap Beseprah tetap menjadi bagian dari rangkaian Erau dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Tentu ini adalah bagian budaya kita yang kita harus melestarikan setiap tahun," pungkasnya.

[RWT | ADV DPRD KUKAR] 



Berita Lainnya