BPJS KETENAGAKERJAAN

Laba Pegadaian Meroket 84,4 Persen Jadi Rp6,59 Triliun di Semester I 2026

Kaltim Today
29 Juli 2026 13:55
Laba Pegadaian Meroket 84,4 Persen Jadi Rp6,59 Triliun di Semester I 2026
Ilustrasi. (Istimewa)

Kaltimtoday.co - PT Pegadaian (Persero) berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif sepanjang Semester I 2026 dengan mencetak laba bersih mencapai Rp6,59 triliun per 30 Juni 2026. Capaian impresif ini melonjak hingga 84,4 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp3,58 triliun.

Sejalan dengan lonjakan laba bersih, total aset BUMN jasa keuangan ini turut mengalami ekspansi tajam menjadi Rp186,33 triliun. Nilai tersebut tumbuh 53,9 persen secara tahunan (year-on-year) jika dibandingkan Semester I 2025 yang mencatatkan angka Rp121,1 triliun. Sementara itu, penyaluran outstanding loan (OSL) bruto terdorong naik menjadi Rp155,1 triliun dari posisi sebelumnya Rp101,5 triliun.

Di balik pertumbuhan angka bisnis yang agresif, Pegadaian tetap menjaga prinsip kehati-hatian. Kualitas pembiayaan perusahaan tercatat makin sehat yang dicerminkan dari penurunan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) dari 0,81 persen pada Juni 2025 menjadi 0,71 persen pada Juni 2026.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, menyatakan bahwa capaian solid ini berhasil diraih di tengah situasi geopolitik global serta dinamika ekonomi yang penuh ketidakpastian. Kepercayaan publik terhadap keandalan produk pembiayaan dan investasi Pegadaian menjadi kunci pemantik utama laju bisnis.

Damar menambahkan bahwa pihak manajemen bakal mengakselerasi transformasi layanan melalui penguatan ekosistem investasi emas nasional. Penguatan ini diwujudkan lewat pengembangan fasilitas Bank Emas (Bullion Services) serta aplikasi transaksi digital Tring! demi mempermudah akses investasi emas bagi publik secara luas.

Saat ini, portofolio Bank Emas Pegadaian menyediakan berbagai fasilitas keuangan berbasis logam mulia, meliputi simpanan deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa penitipan emas skala korporasi, hingga aktivitas perdagangan emas. Layanan ini disokong oleh jaringan brankas penyimpanan (vault) bersertifikasi keamanan standar internasional di berbagai wilayah Indonesia.

Secara terpisah, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengungkapkan bahwa lompatan kinerja nasional pada Semester I 2026 ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh insan Pegadaian di wilayah Kalimantan untuk terus memperluas daya jangkau dan mutu pelayanan.

Rinaldi menegaskan jajarannya di wilayah Kalimantan berkomitmen memperluas akses keuangan inklusif sekaligus memacu literasi investasi emas bagi warga setempat, mengingat emas terbukti menjadi instrumen lindung nilai jangka panjang yang relatif aman dan stabil.

"Melalui penguatan layanan dan inovasi yang terus dilakukan, kami berupaya menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah kerja Kanwil IV Balikpapan," kata Rinaldi. 

[RWT | ADV] 



Berita Lainnya