PEMKAB BERAU
Pemkab Berau Kebut Persiapan Operasional BLK, Kemenaker Siapkan Dukungan Program
Kaltimtoday.co, Berau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mematangkan persiapan operasional Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Kampung Limunjan, Kecamatan Sambaliung. Meski pembangunan fisik telah rampung sejak akhir 2025, fasilitas pelatihan ini masih memerlukan penyesuaian kelembagaan sebelum resmi dibuka.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Anang Saprani, menjelaskan bahwa kendala utama operasionalisasi gedung berakar pada proses pemenuhan kualifikasi administrasi dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).
Langkah krusial yang tengah ditempuh mencakup perubahan status kelembagaan BLK menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Disnakertrans Berau, penyediaan staf administrasi, serta perekrutan instruktur pelatihan bersertifikat resmi.
"Karena itu, kami masih harus memenuhi sejumlah persyaratan tersebut. Kondisi saat ini juga terkendala keterbatasan sumber daya manusia yang kami miliki," terang Anang Saprani, Kamis (6/8/2026).
Pada kesempatan terpisah, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI siap mengucurkan dukungan program operasional yang dialokasikan melalui APBN Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2027.
Kemenaker mengalokasikan kuota pelatihan untuk 4.800 pencari kerja yang dibagi bagi wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, di mana Kabupaten Berau ditetapkan sebagai salah satu daerah penerima manfaat.
Kesiapan sarana fisik gedung di Sambaliung membuat Kabupaten Berau diuntungkan karena alokasi anggaran pusat dapat difokuskan langsung pada pengadaan kelengkapan sarana serta pengerahan tim pelatih ahli.
Gamalis membeberkan beberapa program keahlian strategis yang akan dibuka, mulai dari pelatihan barista hingga keterampilan styling di bidang busana dan industri kreatif.
Keberadaan BLK ini diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang Pemkab Berau untuk menekan angka pengangguran dan membekali keterampilan baru bagi para pekerja yang terdampak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Berau untuk menyiapkan tenaga kerja pasca gelombang PHK. Mereka akan dibekali keterampilan terlebih dahulu sebelum memasuki dunia kerja yang baru,” tegas Gamalis.
[MGN | RWT | ADV PEMKAB BERAU]
Related Posts
- Dampak Pemangkasan RKAB 2026, Serikat Pekerja Sebut 12 Ribu Pekerja Tambang Kutim Terancam PHK
- Cara Lengkap Cairkan Dana JKP Kemenaker bagi Pekerja yang Terkena PHK
- Bupati Kukar Harap Kehadiran DSI Percepat RKAB Tambang, Cegah Ancaman PHK
- Aturan APBD Baru Hantui Daerah, Rudy Mas'ud Jamin PPPK Penuh dan Paruh Waktu di Kaltim Aman
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang









