Daerah
PT Daya Maju Lestari Gandeng Poktan Maju Jaya, Jalankan Program Multi Usaha Kehutanan di Kutai Barat
KUTAI BARAT, Kaltimtoday.co - PT Daya Maju Lestari (PT DML), anak perusahaan PT Nawasena Hijau Lestari Group, kembali menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tahun ini, perusahaan meluncurkan program Multi Usaha Kehutanan (MUK) dengan menggandeng Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya di Desa Sakaq Lotoq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat.
Kegiatan yang berfokus pada budidaya padi darat itu selaras dengan program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain memberikan izin pemanfaatan lahan di dalam konsesinya, PT DML juga menyalurkan bantuan benih, pupuk, dan sarana produksi (saprodi) kepada kelompok tani.
“Program ini kami jalankan dalam skema Multi Usaha Kehutanan sebagaimana diatur dalam UU No. 11 Tahun 2020 dan Permen LHK No. 8 Tahun 2021. Kami pilih budidaya padi darat karena mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus hasil asesmen kami terhadap kondisi petani di desa,” ujar Relation & Partnership PT DML, Tendo Sihite, dalam keterangan tertulis.
Kegiatan tanam perdana turut dihadiri perwakilan Dinas Pertanian Kutai Barat, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sakaq Lotoq M. Pajeri, SP, serta sejumlah perwakilan PT DML, di antaranya Krishnanda, Dalton, Sandika, Jovano, Saputra, Rendy Sirait, dan Andre.
Pajeri menyambut baik langkah tersebut dan berharap kolaborasi serupa bisa diperluas dengan komoditas lain.
“Program ini sangat bagus dan bermanfaat. Ke depan bisa dikembangkan lagi dengan tanaman lain, dan kami siap mendukung penuh,” kata Pajeri.
Sementara itu, Ketua Poktan Maju Jaya Sujin menyampaikan apresiasinya atas dukungan PT DML.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan pendampingannya. Semoga budidaya ini berhasil dan bisa dikembangkan untuk tanaman lain seperti jagung atau semangka,” ungkap Sujin.
Acara tanam perdana diakhiri dengan doa bersama, penyerahan bantuan, dan foto bersama antara pihak perusahaan, pemerintah, dan kelompok tani.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Terekam CCTV, Pelaku Curanmor di Sungai Pinang Ditangkap
- Polemik Lahan Pasar Bengkuring Memanas, BPKAD Samarinda: Status Aset Berdasar Penyerahan Perumnas
- Ibu Kandung Pembuang Bayi di Sungai Pinang Samarinda Resmi Jadi Tersangka
- Surat Terbuka untuk Andi Harun: Membangun Peradaban Lewat Perpustakaan
- Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD, Seno Aji Akui Biaya Pilkada Langsung Lebih Besar









