Daerah
Tak Ingin Terburu-buru Bahas KUA-PPAS APBD 2027, Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna DPRD Kukar
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil sikap dengan memilih walk out dari Rapat Paripurna Ke-14 Masa Sidang III, Selasa (28/7/2026).
Keputusan itu membuat agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027 sempat dihentikan.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kukar, Sugeng Hariyadi menyampaikan langsung keputusan tersebut di hadapan pimpinan dan peserta sidang.
Ia menyebut fraksinya belum dapat mengikuti pembahasan karena ingin mencermati lebih dalam dokumen KUA-PPAS sebelum memasuki tahapan pembahasan.
Usai pernyataan itu, Sugeng bersama belasan anggota Fraksi PDI-P meninggalkan Ruang Sidang Utama DPRD Kukar. Langkah tersebut menjadi bentuk sikap fraksi dalam menyikapi pembahasan arah kebijakan anggaran daerah tahun 2027.
Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD Kukar, Andi Faisal mengungkapkan, walk out bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah daerah, melainkan keputusan untuk menghindari pembahasan yang tergesa-gesa.
"Kami mencoba merapatkan kembali secara internal fraksi terkait pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Yang dibahas ini 2027, dan sangat krusial. Sehingga kami memilih pelan dan tidak tergesa-gesa agar hasilnya benar-benar maksimal," kata Faisal.
Menurut Faisal, fraksinya baru menerima dokumen rancangan KUA-PPAS APBD 2027. Bersama tim ahli, dokumen tersebut masih dikaji karena terdapat sejumlah hal yang dinilai perlu dibahas kembali dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas.
"Kami sudah membaca dan melihat dokumennya (Rancangan KUA-PPAS). Tetapi karena kondisi fiskal kita mepet dan keuangan daerah belum stabil, kami merasa perlu mendesain ulang beberapa hal," tuturnya.
Ia menambahkan, Fraksi PDIP tetap mendukung pemerintahan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Hasil pembahasan internal fraksi nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan masukan agar penyusunan APBD 2027 lebih tepat sasaran.
"Lebih baik kami melakukan pembahasan secara lebih matang. Yang pasti kami PDI Perjuangan menegaskan tetap mendukung Kukar Idaman Terbaik," tutup Faisal.
[RWT]
Related Posts
- IKN Berdampak terhadap Peningkatan Produk UMKM di Kutai Kartanegara
- Dekat Pusat Perkotaan, Irwan Sayangkan Kondisi Jalan Usaha Tani Kelurahan Bukit Biru Belum Layak
- Program Sandes dan BSPS Sasar Ribuan Warga Kaltim
- Irwan Tinjau Progres Pembangunan Rehabilitasi Sekolah di Kutai Kartanegara
- Tinjau Pertanian di Desa Sidomulyo, Irwan Bakal Realisasikan Perbaikan Jalan Usaha Tani









