Daerah

Empat Rumah di Timbau Kukar Ludes Terbakar, Enam Warga Dilarikan ke RSUD

Supri Yadha — Kaltim Today 08 Agustus 2026 19:03
Empat Rumah di Timbau Kukar Ludes Terbakar, Enam Warga Dilarikan ke RSUD
Petugas dan relawan padamkan kebakaran rumah di Timbau, Tenggarong, Sabtu (8/8/2026).

TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Empat rumah kayu di kawasan padat penduduk RT 03, Jalan Ruan, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, ludes terbakar pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Peristiwa tersebut juga berdampak pada kerusakan tiga bangunan beton di sekitarnya.

Kebakaran diduga bermula dari ledakan tabung gas di salah satu rumah warga. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain karena embusan angin kencang serta kondisi cuaca yang panas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, menerjunkan delapan unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Lebih dari 50 personel gabungan bersama relawan dikerahkan untuk memadamkan api.

Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman sempat terkendala oleh sulitnya akses menuju lokasi dan surutnya pasokan air sungai.

"Tantangan hari ini adalah akses yang agak masuk ke dalam bukan di pinggir jalan, sehingga unit pemadam sulit mendekat. Selain itu, pasokan air dari Sungai Mahakam sempat macet dan surut jauh ke bawah akibat dampak musim kemarau," kata Fida Hurasani.

Meski tidak ada korban jiwa, sebanyak enam warga terpaksa dilarikan ke UGD RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang untuk mendapatkan perawatan medis. Para korban mengalami syok, pingsan, hingga sesak napas akibat terlalu banyak menghirup asap.

"Kondisi para korban dilaporkan stabil dan kini dalam penanganan medis," tutur Fida.

Penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran kini diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Mengingat kondisi musim kemarau yang membuat material bangunan menjadi rawan terbakar, Fida mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra selama musim kemarau karena material bangunan menjadi sangat mudah tersulut api," pungkasnya.

[TOS]



Berita Lainnya