Advertorial

RS Primecare Samarinda Resmi Diresmikan, Siapkan Laboratorium Genomik Deteksi Dini Kanker

Kaltim Today
08 Agustus 2026 19:00
RS Primecare Samarinda Resmi Diresmikan, Siapkan Laboratorium Genomik Deteksi Dini Kanker
Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri Grand Opening RS Primecare Samarinda.

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - RS Primecare Samarinda menyiapkan fasilitas laboratorium genomik untuk mendeteksi berbagai penyakit dan kelainan sejak dini. Direktur RS Primecare, dr Boy Eduard Richard Wajong, menyampaikan bahwa proses pengadaan fasilitas tersebut sedang berjalan dan sebagian perangkat telah tersedia di lokasi.

"Kami sudah proses pengadaan. Sebenarnya sebagian barang sudah ada. Jadi itu tinggal install sistem dan itu suatu metodologi," kata dr Boy di Samarinda.

Boy menjelaskan bahwa laboratorium genomik ini nantinya berfungsi mendeteksi penyakit atau kelainan sejak bayi masih di dalam kandungan. Bagi orang dewasa, pemeriksaan tersebut dapat digunakan untuk memprediksi potensi penyakit yang berisiko dialami di masa depan, termasuk kanker.

"Pada orang seperti kita itu bisa diketahui kalau kita ada prediksi nanti akan dapat cancer apa atau penyakit apa," ujar Boy.

Pemanfaatan teknologi ini juga menyasar pasien yang sudah terdiagnosa kanker melalui metode farmakogenomik. Metode berbasis analisis DNA tersebut diterapkan guna menentukan jenis obat yang paling tepat sesuai subtipe penyakit pasien.

"Sehingga keakuratannya itu tinggi dan mungkin angka kesembuhannya juga lebih tinggi daripada pendekatan klasik yang selama ini ada," ucap Boy.

Direktur RS Primecare, dr Boy Eduard Richard Wajong
Direktur RS Primecare, dr Boy Eduard Richard Wajong.

RS Primecare Samarinda saat ini memiliki 16 ruang poliklinik dan kapasitas 96 tempat tidur rawat inap. Rinciannya terdiri dari 23 tempat tidur standar, 22 deluxe, 25 VIP/Junior Suite, satu tempat tidur Suite, serta satu tempat tidur President Suite.

Fasilitas perawatan intensif yang disiagakan meliputi HCU, ICU dewasa, PICU, NICU, ruang isolasi intensif, hingga unit perinatologi. Operasional rumah sakit didukung oleh 130 karyawan, dengan sekitar 95 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal dari Samarinda dan sekitarnya.

Layanan medis di rumah sakit ini didukung oleh 52 dokter spesialis dan dokter umum, yang mencakup 11 dokter tetap.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut hadir dalam acara peresmian tersebut. Ia menilai investasi di sektor kesehatan ini tidak hanya memperkuat pemenuhan layanan medis masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya saing Kota Samarinda.

"Pertama, pemenuhan pelayanan kesehatan, bertambah lagi sarana pelayanan kesehatan kita. Dan pengaruhnya terhadap daya saing kota semakin meningkat," kata Andi Harun.

Andi Harun mengingatkan manajemen RS Primecare agar tidak sekadar berpatokan pada tingkat keterisian layanan atau operasional semata. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan kesehatan secara prima, termasuk pemenuhan standar pengelolaan lingkungan.

"Saya ingin mengatakan bahwa rumah sakit ini sangat memberi manfaat. Kepada jajaran direksi dan seluruh pemilik untuk menjaga rumah sakit ini dengan baik. Tidak hanya kita doakan operating rate-nya naik, tapi di saat yang sama kita juga harapkan pelayanan kesehatannya betul-betul prima, lingkungannya, pengelolaan limbahnya, limbah medis maupun nonmedisnya," ujar Andi Harun.

[TOS]



Berita Lainnya