Samarinda
Kondisi Jalan Antar Provinsi Memprihatinkan, Nasiruddin: Keluhan Masyarakat Bontang, Kutim, dan Berau akan Diseriusi
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Nasiruddin memberikan tanggapannya terkait kondisi jalan poros provinsi di daerah pemilihan (Dapil) VI Bontang, Kutai Timur (Kutim), dan Berau. Masyarakat sekitar turut mengeluhkannya dan dia akan menindaklanjuti itu, sebab kondisinya cukup memprihatinkan.
Pria yang akrab disapa Nasir itu menyebutkan, kondisi jalan yang demikian perlu ada penanganan serius. Keluhan masyarakat di Bontang, Kutim, dan Berau juga harus segera ditanggapi.
"Kita bisa lihat sendiri banyak keluhan-keluhan rakyat khususnya di Bontang, Kutim dan Berau mengenai jalan antar provinsi. Kondisinya cukup memprihatinkan dan memang ini harus diseriusi," ungkap politisi dari Fraksi PAN itu.
Saat ini Nasir sudah resmi menduduki kursi di Komisi III yang konsentrasi terhadap pembangunan dan infrastruktur. Sehingga masyarakat di Dapilnya banyak yang menyampaikan langsung soal keluhan, maka keluhan itu mesti menjadi perhatiannya.
View this post on InstagramBaca Juga: Meski Anggaran Terbatas, Disnakertrans Kaltim Targetkan 20 Angkatan Peserta Pelatihan Kerja di 2026
"Banyak keluhan masyarakat mulai dari rumah ibadah, infrastruktur pokok. Itu harus menjadi perhatian saya," tambahnya.
Selain di Komisi III, Nasir juga terlibat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar). Nantinya, dia akan memprioritaskan pembangunan di Dapil VI. Sudah dipercaya oleh partai, maka Nasir akan menjalankan amanah itu sebaik mungkin.
Melalui Komisi III, Nasir juga berharap untuk program-program Pemprov Kaltim lainnya bakal lebih banyak pula dirasakan dan dialihkan untuk masyarakat di Bontang, Kutim, dan Berau.
"Insyaallah dengan ditempatkannya saya di Komisi III bisa lebih banyak berbuat untuk masyarakat di Dapil VI," tandas Nasir.
[YMD | RWT | ADV DPRD KALTIM]
Related Posts
- Surat Terbuka untuk Andi Harun: Membangun Peradaban Lewat Perpustakaan
- Soal Penataan Lapak Pasar Pagi, Pedagang Sarankan Berbasis Arus Pembeli dan Perputaran Uang
- DPRD Samarinda Soroti Rencana Perluasan RSUD AMS II, Desak Pemerintah jadi Teladan Ketaatan Izin
- Transaksi Digital Pegadaian Melonjak 324 Persen, Aplikasi Tring Jadi Motor Transformasi
- Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu, Polisi Periksa 8 Saksi








