Daerah
Pemkot Samarinda Kejar Dukungan Pusat, Usulkan Anggaran Revitalisasi Sekolah Rp129 Miliar
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali mengajukan usulan dana sebesar Rp129 miliar ke pemerintah pusat untuk mendukung program revitalisasi sekolah. Langkah ini dilakukan menyusul terbatasnya kemampuan anggaran daerah akibat pemangkasan di sejumlah sektor pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, menjelaskan bahwa Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan sejumlah kementerian di Jakarta dalam waktu dekat.
Pertemuan tersebut akan membahas soal program revitalisasi sekolah di seluruh Indonesia, dengan melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kantor Staf Presiden (KSP).
“Pak Wali, kalau tidak salah, Kamis nanti diundang langsung ke kementerian untuk membahas soal revitalisasi ini. Yang hadir dari pusat itu ada Kemendagri, Kemendikdasmen, dan KSP. Pertemuan ini memang untuk gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia,” terang Asli saat dikonfirmasi, Selasa (11/11/2025).
Ia menuturkan, kondisi anggaran pendidikan tahun ini cukup berat karena mengalami pemangkasan. Karena itu, Samarinda sangat berharap dukungan dana dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Kita berharap sekali bisa dapat dukungan pusat, apalagi anggaran sekarang dipotong-potong. Jadi kalau bisa ya dapat. Kita sudah usulkan sekitar Rp129 miliar untuk enam sampai sembilan sekolah,” ungkapnya.
Beberapa sekolah yang masuk dalam daftar usulan perbaikan, lanjut Asli, termasuk SDN 020 Samarinda Utara di Jalan Wahid Hasyim. Sekolah tersebut sempat menjadi sorotan publik di media sosial karena kondisi bangunannya yang masih berbahan kayu serta fasilitas penunjang belajar yang minim.
“Termasuk sekolah di Wahid Hasyim yang kemarin sempat ramai di medsos. Kita harap bisa diakomodir karena memang kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya.
Asli menegaskan, jika usulan itu disetujui, Pemkot Samarinda berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan agar kegiatan belajar mengajar lebih aman dan nyaman.
“Kalau tahun depan anggaran belum juga pulih, kita tetap berharap dari pusat, baik lewat DAK, program revitalisasi, maupun bantuan keuangan provinsi,” katanya.
Ia berharap, melalui dukungan lintas kementerian, perbaikan fasilitas pendidikan di Samarinda bisa berjalan optimal tanpa harus terkendala persoalan fiskal daerah.
“Kami ingin agar anak-anak Samarinda bisa belajar di lingkungan yang layak dan sehat. Karena pendidikan yang baik dimulai dari fasilitas yang mendukung,” tutup Asli.
[NKH | RWT]
Related Posts
- PLN Gandeng Kejaksaan, Perkuat Perlindungan Aset Ketenagalistrikan
- Aksi Pencurian Kabel Berulang, Penerangan Jembatan Mahkota II Kembali Padam
- Antrean Biosolar Picu Kemacetan dan Kecelakaan, Dishub Samarinda Siapkan Filter Ketat Kendaraan Tak Laik Jalan
- Meski Anggaran Terbatas, Disnakertrans Kaltim Targetkan 20 Angkatan Peserta Pelatihan Kerja di 2026
- 1.804 Pedagang Tempati Lapak Pasar Pagi Tahap Pertama, Polemik Hak Pemegang SKTUB Belum Usai









