Samarinda
Volume Sampah di Samarinda Menurun Pasca Pembongkaran Pemukiman di Bantaran SKM
Kaltimtoday.co, Samarinda – Setelah melalui lima bulan pasca pembongkaran pemukiman di kawasan Sungai Karang Mumus (SKM), Dinas Lingkungan Hidup Samarinda melalui Kepala Seksi Penanganan Sampah Zainal Abidin mengatakan, adanya penurunan debit sampah yang biasanya mencapai 2 kubik perhari, saat ini sudah berkurang dengan kisaran kurang dari satu kubik perhari.
“Alhamdulillah, semenjak kawasan bantaran Sungai Karang Mumus dibongkar itu, tingkat presentase penumpukan sampah sudah berkurang,” ungkap Zainal.
[irp posts="21662" name="DLH Samarinda Buat Program Kusuma Cinta+, Persembahan Pohon untuk Kota dari Calon Pengantin"]
Dia menjelaskanan, selain adanya penurunan jumlah sampah, lingkungan SKM juga sudah terlihat tertata, serta aliran Sungai Karang Mumus semakin lebar.
Baca Juga: HPKR Samarinda Soroti Lambannya Perizinan Reklame, Kendala Utama Disebut Ada di Aspek Teknis
View this post on InstagramBaca Juga: Bisakah IKN Menjadi Suez Baru?Baca Juga: Retribusi Samarinda Triwulan I Baru 11 Persen, Komisi II DPRD Bakal Panggil OPD Pengelola
“Selain penurunan angka sampah itu, kondisi di bantaran Sungai Karang Mumus juga mulai terlihat baik. Tidak kumuh lagi,” kata Zainal kepada awak media
Zainal mengatakan, saat ini pemerintah juga mengupayakan terus mengawal kegiatan rutin warga yang sebagian besar masih belum memahami pola hidup bersih. Zainal berharap, dengan adanya pemerataan SKM itu, Samarinda bisa terbebas dari bencana banjir.
[NYN | RWT | ADV DLH]
Related Posts
- DPRD Dorong Pemerataan Infrastruktur Pendidikan di Kawasan Pinggiran Samarinda
- Masalah PPDB di Samarinda Terus Berulang, DPRD Desak Disdik Lakukan Evaluasi Total
- DPRD Samarinda Minta Perumda Varian Niaga Fokus pada Bisnis Inti
- Musda Demokrat Kaltim Segera Digelar, Pendaftaran Calon Ketua Mulai Dibuka
- DPRD Samarinda Minta Penertiban Pelajar Lebih Edukatif








